Hardiknas 2026, Gubernur Meki Nawipa Tegaskan Komitmen Wujudkan Pendidikan Inklusif di Papua Tengah

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NABIRE, PT – Hariannewspapua.com, Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 menjadi momentum bagi Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk menegaskan komitmennya menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, merata, dan inklusif bagi seluruh anak, termasuk penyandang disabilitas.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, saat memimpin upacara Hardiknas yang digelar di halaman Mepa Boarding School, Distrik Nabire Barat, Jumat (2/5/2026). Tahun ini, rangkaian peringatan Hardiknas dipusatkan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Pembina Provinsi Papua Tengah sebagai simbol keberpihakan pemerintah terhadap pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

Dalam amanatnya, Gubernur menegaskan bahwa tema Hardiknas 2026, “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, harus diwujudkan melalui kerja bersama seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, tanggung jawab membangun pendidikan tidak hanya berada di tangan pemerintah maupun tenaga pendidik, tetapi juga membutuhkan dukungan orang tua, yayasan, dunia usaha, hingga masyarakat luas agar setiap anak Papua memperoleh kesempatan belajar yang sama.

“Pendidikan adalah tanggung jawab kita bersama. Tidak boleh ada satu pun anak Papua Tengah yang tertinggal dalam memperoleh pendidikan yang layak,” tegasnya.

Meki Nawipa mengatakan, dipilihnya SLB Negeri Pembina sebagai pusat pelaksanaan Hardiknas merupakan bentuk penghormatan sekaligus perhatian pemerintah terhadap anak-anak penyandang disabilitas yang selama ini kerap belum memperoleh ruang yang setara.

Ia menilai setiap anak memiliki potensi yang harus dikembangkan tanpa memandang keterbatasan yang dimiliki. Karena itu, pendidikan yang bermutu harus dapat diakses oleh seluruh peserta didik, termasuk mereka yang membutuhkan layanan pendidikan khusus.

“Pendidikan bermutu untuk semua juga berarti memberikan layanan terbaik bagi anak-anak disabilitas. Papua Tengah tidak akan maju apabila masih ada kelompok yang terabaikan,” ujarnya.

Baca Juga:  Rusun ASN DOB Papua Tengah Resmi Jadi Aset Pemprov, Siap Dukung Efektivitas Kerja ASN

Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan memperkuat pembangunan sarana dan prasarana pendidikan, khususnya di sekolah luar biasa, sekaligus mendorong sekolah-sekolah reguler agar berkembang menjadi sekolah inklusi yang ramah bagi penyandang disabilitas.

Selain peningkatan fasilitas, pemerintah juga akan memprioritaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan bagi guru pendidikan khusus agar semakin profesional dan mampu menjawab kebutuhan peserta didik secara optimal.

Pada kesempatan itu, Gubernur turut memberikan penghargaan kepada berbagai yayasan pendidikan yang selama ini berperan aktif membuka akses pendidikan hingga ke wilayah-wilayah terpencil di Papua Tengah, termasuk dalam memberikan pelayanan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Di hadapan para siswa SLB, Meki Nawipa juga menyampaikan pesan penyemangat agar mereka terus percaya diri dalam meraih cita-cita.

“Kalian adalah mutiara Papua Tengah. Jangan pernah menyerah pada keterbatasan. Bermimpilah setinggi Puncak Jayawijaya, karena pemerintah dan masyarakat akan selalu hadir mendukung kalian,” pesannya.

Menutup amanatnya, Gubernur mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hardiknas 2026 sebagai momentum memperkuat semangat gotong royong, kepedulian, dan inklusi demi mewujudkan pendidikan yang benar-benar menjangkau setiap anak di Papua Tengah.

“Bergerak bersama, kita wujudkan pendidikan yang menyentuh setiap anak di Tanah Papua Tengah,” pungkasnya. (Ros)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel hariannewspapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disdikbud Papua Tengah Tegaskan Informasi Bantuan Biaya Akhir Studi yang Beredar di Medsos adalah Hoaks
Pemprov Papua Tengah Dorong ASN Siapkan Masa Purnabakti, Pastikan Hak Pensiun Terlayani dengan Baik
Rusun ASN DOB Papua Tengah Resmi Jadi Aset Pemprov, Siap Dukung Efektivitas Kerja ASN
Kementerian PKP Resmi Serahkan Rusun ASN DOB Papua Tengah kepada Pemprov
Pokja Bunda PAUD se-Papua Tengah Perkuat Kolaborasi Wujudkan Layanan PAUD Berkualitas dan Inklusif
Sosialisasi Sarana dan Prasarana Rusun ASN, Pemprov Papua Tengah Perkuat Kesiapan Pengelolaan
Era Baru Pengelolaan Keuangan Papua Tengah, Gubernur Meki Nawipa Luncurkan SP2D Online dan KKPD
Pemprov Papua Tengah Dorong OPD Percepat Realisasi Program dan Penyerapan Anggaran 2026
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:26 WIB

Disdikbud Papua Tengah Tegaskan Informasi Bantuan Biaya Akhir Studi yang Beredar di Medsos adalah Hoaks

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:32 WIB

Pemprov Papua Tengah Dorong ASN Siapkan Masa Purnabakti, Pastikan Hak Pensiun Terlayani dengan Baik

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:43 WIB

Rusun ASN DOB Papua Tengah Resmi Jadi Aset Pemprov, Siap Dukung Efektivitas Kerja ASN

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kementerian PKP Resmi Serahkan Rusun ASN DOB Papua Tengah kepada Pemprov

Senin, 6 Juli 2026 - 19:34 WIB

Sosialisasi Sarana dan Prasarana Rusun ASN, Pemprov Papua Tengah Perkuat Kesiapan Pengelolaan

Berita Terbaru