Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Arahan Presiden, Penertiban Kawasan Hutan Harus Tegas dan Transparan

- Penulis

Minggu, 6 September 2026 - 01:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NABIRE, PT — Hariannewspapua.com, Wakil Ketua I DPRK Nabire, Imanuel F. H. Rumbewas, ST, menyatakan dukungannya terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto agar penegakan hukum terhadap pelanggaran pemanfaatan kawasan hutan dilakukan secara tegas, profesional, transparan, dan akuntabel.

Dukungan tersebut disampaikan Imanuel menanggapi arahan Presiden Prabowo saat menerima Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang dipimpin Jaksa Agung ST Burhanuddin di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (4/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Satgas PKH melaporkan perkembangan temuan dan pelaksanaan penertiban terhadap berbagai bentuk pelanggaran pemanfaatan kawasan hutan, termasuk aktivitas pertambangan ilegal. Satgas juga melaporkan perkembangan penanganan serta pengenaan denda administratif terhadap pelanggaran pemanfaatan kawasan hutan yang dijadwalkan diumumkan pada minggu kedua September 2026.

Imanuel menilai kebijakan tersebut penting, terutama bagi daerah yang memiliki kawasan hutan dan sumber daya alam yang luas, termasuk Provinsi Papua Tengah.

“Kami mendukung penuh arahan Presiden Prabowo. Penertiban kawasan hutan harus dilakukan secara tegas berdasarkan hukum, tetapi juga transparan dan akuntabel sehingga masyarakat mengetahui bahwa langkah pemerintah benar-benar bertujuan melindungi kekayaan negara dan kepentingan rakyat,” ujar Imanuel.

Menurutnya, penertiban kawasan hutan tidak boleh hanya berorientasi pada tindakan administratif. Pemerintah juga harus memastikan penguasaan dan pemanfaatan kawasan hutan dilakukan sesuai ketentuan hukum serta tetap memperhatikan hak-hak masyarakat.

Salah satu hal yang dinilai penting adalah perlindungan terhadap masyarakat adat yang memiliki hubungan turun-temurun dengan wilayah adat dan sumber daya alam di sekitarnya.

“Untuk Papua Tengah, penertiban kawasan hutan harus berjalan seiring dengan perlindungan hak masyarakat adat dan hak ulayat. Jangan sampai masyarakat adat justru dirugikan, sementara pihak-pihak yang mengambil keuntungan secara ilegal dari sumber daya alam tidak tersentuh hukum,” tegasnya.

Baca Juga:  Wagub Papua Tengah Tegaskan Pelayanan Publik Tak Boleh Terganggu karena Piala Dunia

Imanuel juga mendorong pemerintah agar hasil penertiban, termasuk pemulihan aset maupun penerimaan negara yang berasal dari denda administratif, dapat memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia menegaskan, DPRK Nabire melalui fungsi pengawasan akan mendukung kebijakan pemerintah yang bertujuan menjaga kelestarian kawasan hutan, menertibkan aktivitas ilegal, memberikan kepastian hukum, serta memastikan pengelolaan sumber daya alam dilakukan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.

“Hutan dan sumber daya alam adalah kekayaan yang harus dijaga untuk generasi hari ini dan generasi yang akan datang. Negara harus hadir secara tegas, tetapi keadilan bagi masyarakat yang hidup dan memiliki hak di atas tanah tersebut juga harus menjadi perhatian utama,” pungkas Imanuel. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel hariannewspapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Nabire Bersama Lapas dan TNI Gelar Razia di Lapas Kelas IIB Nabire
Sat Resnarkoba Polres Nabire Gelar Perkara Dugaan Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu
Harga Siri di Nabire Tembus Rp800 Ribu per Kilogram, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
PJU dan Kapolres Berganti, Kapolda Papua Tengah Minta Jangan Salahgunakan Wewenang
APBD Perubahan 2026 Dibahas, Gerindra Nabire Desak Anggaran Dongkrak Ekonomi Warga
Kapolres Nabire Turun Langsung Amankan Aksi Aspirasi Terkait Proses Hukum ABH
Bahas APBD 2025, GERINDRA Nabire Dorong Penguatan Ekonomi OAP dan Pemerataan Infrastruktur 2027
Rakernas ADKASI ke-25 Bahas TKD, Wakil Ketua DPRK Nabire Perjuangkan Aspirasi Daerah
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 06:35 WIB

Polres Nabire Bersama Lapas dan TNI Gelar Razia di Lapas Kelas IIB Nabire

Kamis, 17 September 2026 - 06:28 WIB

Sat Resnarkoba Polres Nabire Gelar Perkara Dugaan Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu

Minggu, 13 September 2026 - 23:21 WIB

Harga Siri di Nabire Tembus Rp800 Ribu per Kilogram, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Minggu, 6 September 2026 - 01:36 WIB

Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Arahan Presiden, Penertiban Kawasan Hutan Harus Tegas dan Transparan

Jumat, 4 September 2026 - 16:12 WIB

PJU dan Kapolres Berganti, Kapolda Papua Tengah Minta Jangan Salahgunakan Wewenang

Berita Terbaru