APBD Perubahan 2026 Dibahas, Gerindra Nabire Desak Anggaran Dongkrak Ekonomi Warga

- Penulis

Jumat, 4 September 2026 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NABIRE, — Hariannewspapua.com, Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DPRK Nabire menilai pemerataan pembangunan harus menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan Perubahan APBD Kabupaten Nabire Tahun Anggaran 2026.

Ketua Fraksi Gerindra DPRK Nabire, Sefnat Maniawasi, meminta pemerintah daerah memastikan alokasi anggaran benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, terutama warga yang berada di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

Hal tersebut disampaikan Sefnat dalam pandangan umum Fraksi Gerindra pada Sidang Paripurna Pembahasan Raperda Perubahan APBD Nabire 2026 di ruang sidang DPRK Nabire, Jumat (4/9/2026).

Menurut Sefnat, pembangunan di wilayah 3T harus mendapat dukungan pembiayaan yang memadai, termasuk penyediaan fasilitas umum untuk menunjang pelayanan dan aktivitas masyarakat.

“Daerah 3T harus dibiayai dan fasilitas umum di daerah 3T juga harus menjadi perhatian,” ujarnya.

Selain pemerataan pembangunan, Fraksi Gerindra mendorong pemerintah daerah memperkuat sektor-sektor ekonomi yang dinilai memiliki potensi besar, yakni ketahanan pangan, perikanan dan pariwisata.

Sefnat menilai dukungan anggaran terhadap ketiga sektor tersebut penting untuk meningkatkan aktivitas ekonomi sekaligus kesejahteraan masyarakat di 15 distrik Kabupaten Nabire.

“Ekonomi di Kabupaten Nabire karena ada tiga zona, sesuai dengan penjelasan dari Pak Bupati, itu ketahanan pangan, perikanan dan pariwisata. Oleh sebab itu, dari Fraksi Gerindra kami terus mendukung untuk itu,” katanya.

Gerindra juga memberikan perhatian khusus terhadap pemanfaatan dana Otonomi Khusus (Otsus). Sefnat meminta dana Otsus yang diperuntukkan bagi Kabupaten Nabire dapat lebih banyak diarahkan ke wilayah 3T yang masih membutuhkan dukungan pembangunan dan pelayanan dasar.

“Dana Otonomi Khusus yang diperuntukkan untuk Kabupaten Nabire, tolong dibagikan ke daerah 3T yang membutuhkan,” tegasnya.

Di sisi lain, Sefnat mengapresiasi peningkatan kemampuan keuangan daerah Kabupaten Nabire. Ia berharap kondisi tersebut dapat dipertahankan melalui peningkatan pendapatan daerah serta dukungan transfer dari pemerintah pusat.

Baca Juga:  Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Arahan Presiden, Penertiban Kawasan Hutan Harus Tegas dan Transparan

Menurutnya, sinergi antara DPRK dan pemerintah daerah diperlukan agar hasil pembahasan Perubahan APBD 2026 tidak berhenti sebagai dokumen anggaran, tetapi benar-benar diwujudkan dalam program yang memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Harapan kami dalam anggaran perubahan ini bisa sampai di daerah 3T dan masyarakat Nabire pada umumnya yang ada di 15 distrik. Harapan kami ada di bidang ekonomi ada peningkatan,” pungkasnya.

Fraksi Gerindra berharap pelaksanaan Perubahan APBD 2026 mampu memperkuat pemerataan pembangunan, mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Nabire. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel hariannewspapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Nabire Bersama Lapas dan TNI Gelar Razia di Lapas Kelas IIB Nabire
Sat Resnarkoba Polres Nabire Gelar Perkara Dugaan Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu
Harga Siri di Nabire Tembus Rp800 Ribu per Kilogram, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan
Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Arahan Presiden, Penertiban Kawasan Hutan Harus Tegas dan Transparan
PJU dan Kapolres Berganti, Kapolda Papua Tengah Minta Jangan Salahgunakan Wewenang
Kapolres Nabire Turun Langsung Amankan Aksi Aspirasi Terkait Proses Hukum ABH
Bahas APBD 2025, GERINDRA Nabire Dorong Penguatan Ekonomi OAP dan Pemerataan Infrastruktur 2027
Rakernas ADKASI ke-25 Bahas TKD, Wakil Ketua DPRK Nabire Perjuangkan Aspirasi Daerah
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 06:35 WIB

Polres Nabire Bersama Lapas dan TNI Gelar Razia di Lapas Kelas IIB Nabire

Kamis, 17 September 2026 - 06:28 WIB

Sat Resnarkoba Polres Nabire Gelar Perkara Dugaan Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu

Minggu, 13 September 2026 - 23:21 WIB

Harga Siri di Nabire Tembus Rp800 Ribu per Kilogram, Warga Minta Pemerintah Turun Tangan

Minggu, 6 September 2026 - 01:36 WIB

Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Arahan Presiden, Penertiban Kawasan Hutan Harus Tegas dan Transparan

Jumat, 4 September 2026 - 16:12 WIB

PJU dan Kapolres Berganti, Kapolda Papua Tengah Minta Jangan Salahgunakan Wewenang

Berita Terbaru